Archive for February, 2006

It’s Not Easy……

Tuesday, February 28th, 2006

Ketika kita melihat seseorang dengan segudang prestasi, terkadang kita menganggap orang tersebut begitu tinggi, begitu baik, dan nyaris sempurna. Namun kembali kita(ya, termasuk saya), seringkali tidak melihat berbagai kesedihan, rasa sakit, kegetiran yang dirasakannya dalam perjalanannya meraih berbagai prestasi dan keberhasilan. Kita lebih sering melihat pada hasil akhir, bukan pada proses.

Untuk mencapai suatu impian, kita harus siap berkorban, bahkan ketika kita tidak memiliki impian apapun, kita juga sering berkorban kan? Memang tidak mudah untuk mencapai suatu keadaan yang kita anggap baik. Itu juga sebabnya saya seringkali merasa hidup itu melelahkan, ingin rasanya berhenti sebentar untuk beristirahat, sekedar duduk dan merenung, mungkin juga menangis, atau tersenyum. Namun buat saya keadaan terbaik adalah ketika saya dapat bersyukur, tersenyum ketika menyadari seberapa getir, seberapa sakit, dan seberapa beratnya hidup yang telah saya jalani, kasih sayang-Nya selalu melebihi semua itu. Selalu ada senyum, tawa kecil, getar indah dalam hati yang digoreskan oleh-Nya dalam akhir setiap kesedihan.

Alhamdulillah, bagaimanapun hidup itu senantiasa indah jika kita bisa mensyukurinya.

When your heart fall….

Wednesday, February 1st, 2006

Setiap kita pernah merasakan sakit, jatuh, terpuruk dan terhempas. Tapi pernahkan membayangkan kenapa kita jatuh? Kita jatuh karena kita pernah di atas, kita pernah mengalami sesuatu yang membuat kita berada di atas. Sebagaimana cinta yang bisa membawa kita terbang tinggi, ia juga bisa menghempaskan kita hingga terberai. Itu adalah konsekuensi, dari sebuah keseimbangan hidup.

Yah, hidup itu seimbang ya, bahagia, kesedihan, tawa, tangis…..Salah seorang kawan, Adit, pernah bercerita tentang kata bijak yang pernah didengarnya : " Mawar tumbuh tidak berdasarkan musim, panas, dingin, dia akan tetap tumbuh". Bisakah kita menjadi mawar? Tetap tumbuh tidak peduli apa yang terjadi…kebahagiaan yang melenakan tujuan kitakah atau kesedihan yang berlarut?

*seorang yang sedang tertatih di sebuah jalan, semoga ini jalan-Nya……