A fight with your spouse could be good for health: study

January 23rd, 2008 by eeand

CHICAGO (AFP) -
A good fight with your spouse could be good for the health, a new study has found.   

Couples who suppressed their anger have a mortality rate twice as high
as those in which at least one partner stands up for themselves,
according to the study which tracked 192 US couples for 17 years.

"When couples get together, one of their main jobs is reconciliation
about conflict," said lead author Ernest Harburg, an emeritus professor
with the University of Michigan.

"The key matter is, when the conflict happens, how do you resolve it?" he said.

"When you don’t, if you bury your anger, and you brood on it and you
resent the other person or the attacker, and you don’t try to resolve
the problem, then you’re in trouble."

Previous studies have shown that suppressing anger increases
stress-related illnesses like heart disease and high blood pressure.

This study looks at how suppressed anger and the resulting buildup of resentment in a marriage affects overall mortality rates.

It adjusted for age, smoking, weight, blood pressure, bronchial problems, breathing, and cardiovascular risk.

Harburg and his colleagues used a questionnaire to determine how the
spouses responded to behaviour that they perceived as unfair.

Both spouses suppressed their anger in 26 of the couples while at least
one spouse expressed their anger in the remaining 166 couples.

At least one death was recorded in half the couples who suppressed
their anger, whereas only 26 percent of the other couples suffered from
the death of a spouse.

And the anger-supressing couples were nearly five times more likely to both be dead 17 years later, the study found.

Harburg cautioned that the results are still preliminary and do not
constitute a representative sample of current marital relationships.

The study period covers couples interviewed in 1971 and measures survival through 1988.

It was carried out in a small, predominantly white and middle class town in Michigan and most of the women were "housewives" born before the sexual revolution.

An upcoming analysis of survival rates 30 years later will yield more reliable results, Harburg said.

The paper will appear in the January edition of the Journal of Family Communication.

Source: http://news.yahoo.com/s/afp/20080123/hl_afp/ushealthresearchmarriage

Tiga Potong Roti

March 6th, 2007 by eeand

Malem ini, udah hampir jam 7 malem, ane masih d kantor. Bertiga dengan  pak Irawan  dan mbak Neni(plus para satpam), dimana kami masi betah d kantor berhubung hujan masih dg setianya membuat kami semakin terpencil di kantor yg memang dari sananya terpencil.

Iseng-iseng buka sebuah kotak bercap Mirota Bakery yg nongkrong dengan indahnya di atas meja saya. Sebuah pemberian dari Pipiet, cewek Betawi kesayangan engkong, yang tadi siang melakukan wisata kuliner beserta mbakyu-mbakyu lainnya. Dan ternyata sodara-sodara…..isinya benar-benar seksi dan menggoda, tiga roti,  yg pertama  roti sus gede dg taburan gula halus, yg kedua roti tart coklat dg taburan coklat padat diatasnya, dan yg ketiga tart dg cherry diatasnya….slruup….mak nyuss pemirsa.

Baru makan satu gigitan roti pertama, ada perasaan bersalah koq makan sendirian ya?…Dengan mengumpulkan kekuatan melawan tarikan keinginan untuk makan semuanya sendirian(hehehe….), dibawalah kotak dg roti kedua dan ketiga ke pak Irawan dan mbak Neni….pak Irawan dg senang hati memilih roti kedua, mbak Neni menolak dg alasan diet.

Tapi setelah itu entah kenapa tiba-tiba rasanya ada kenikmatan lebih ketika  melanjutkan memakan roti yg pertama…..emang bener……dibagi lebih nikmat…..

Inti ceritanya…..roti gratis itu mak nyuss pemirsa….:D apalagi klo dibagi……

Berharap

February 25th, 2007 by eeand

Expecting something for nothing is the most popular form of hope 
(Arnold H. Glasow)

Kita seringkali berharap.
Berharap dunia akan lebih terasa mudah, berharap teman kita akan berubah, berharap diri kita akan menjadi lebih baik(terutama pas ulang tahun klo yg ini, saya juga soalnya, hehehe….). Dan harapan itu tidak salah. Yang salah, buat saya, adalah ketika tidak diiringi dengan usaha, rencana dan niat yang sesungguhnya, yang diinginkan…itu terjadi begitu saja. Contohnya disini, berharap pengen punya motor baru, tapi jangankan menabung, ngirim undian berhadiah motor aja males…..

Kesalahan kedua, terkadang harapan kita begitu detail, sehingga jika ada satu hal kecil saja yg terlewat, seakan harapan itu jauh dari sempurna, dan kita lupa pada mayoritas harapan yang telah terpenuhi. Sebagai misal kita berharap memiliki sebuah rumah dengan pekarangan di depan, halaman hijau di belakang…..dan ketika Allah mengabulkan harapan itu, kita masih saja protes dengan tetangga yang memiliki anak bayi yang sering menangis di tengah malam, lalu lalang motor di depan rumah, dan lupa untuk menyukuri bahwasanya harapan kita telah tercapai.

Namun demikian harapan itu penting, Islam mengajarkan melalui salah satu hadits, jika kita memegang benih, sementara kita mengetahui bahwasanya esok kiamat, maka tetaplah ditanam benih tersebut. Disini tampak bahwa harapan dan usaha berjalan seiringan, terlepas dari hasil yg akan diraih. Biarlah hasil tetap menjadi hak prerogatif-Nya, bisa tidak sesuai dg keinginan kita, bisa sesuai dg kita inginkan, bisa  juga lebih baik. Dimana hasil itu merupakan yg terbaik untuk kita.

To think is easy. To act is hard. But the hardest thing in the world is
to act in accordance with your thinking

(Johann Wolfgang von Goethe)

Choices

January 3rd, 2007 by eeand

Hidup adalah pilihan……
Buat seorang Iyan(ciee….) selalu ada pilihan dalam segala hal, gak tepat klo ngomong "Gak ada pilihan lain!". Karena pilihan selalu ada. Tinggal mana yang menurut kita yang paling baik dalam situasi dan kondisi tertentu.

Masih tentang pilihan….
Pengalaman dan hikmah-Nya mengajarkan kepada saya, ketika kita mengalami cobaan besar, segetir apapun, sesakit apapun, secara garis besar ada dua pilihan. Pilihan pertama meresapi kegetiran, rasa sakit, masuk ke dalam hati, menghabiskan waktu dengan menyesali yg sudah terjadi, meratapi diri sendiri, merasa diri gak punya arti lagi, pengen ada suatu keajaiban yg indah yg tiba-tiba datang menghampiri dan mengangkat kita dari semua beban dan persoalan namun entah mengapa rasanya tak kunjung datang. Intinya kita memilih untuk tenggelam dalam persoalan yang kita hadapi dan berharap pada seseorang atau suatu kondisi dimana tiba-tiba persoalan kita terselesaikan, berharap pada solusi instan dalam tempo waktu sesingkat-singkatnya(Merdeka! :p), berharap imajinasi kita nyata.

Pilihan kedua bangkit dengan rasa sakit yang ada, mengumpulkan atom-atom kekuatan sedikit demi sedikit untuk bangun dan kembali berlakon dalam sebuah pentas bertitel Hidup. Mempelajari kenapa kita bisa jatuh, memahami sebuah rasa sakit dalam hati kita, apa penyebabnya, dan bagaimana mencegahnya agar tidak terjadi lagi. Belajar soal diri kita sendiri.

Saya pernah memilih keduanya….dan sejauh ini menurut saya pilihan kedua lebih bermanfaat dan positif. Memang kebanyakan orang, termasuk saya, biasa memilih pilihan pertama karena lebih masuk emosi :p, tp klo dipikir-pikir (dan kemudian dicoba) pilihan kedua bukanlah suatu hal yang tidak mungkin.

Well, itu aja buat hari ini….udah jam 8:20 malem, see you again then!

 Why do we fall, sir? So that we might better learn to pick ourselves up.
–Alfred Pennyworth, Batman Begins, 2005

Terbang…dan terbanglah

October 10th, 2006 by eeand

Terbang dan terbanglah….
Rasakan angin itu menerpa lembut di depanmu
Biarkan semangatmu mengalir di jalan darahmu
Jadikan waktu ini waktu terbaikmu

Rasakan cinta-Nya untuk tersenyum….
Di balik getir yang kau rasakan bahagia kan memelukmu erat
Saat ia masukkan terang-Nya dalam gelapmu
Semuanya……indah……..

Bila hidup ini pernah kau jalani dalam gelap…..
Tak ada salahnya kau coba masuk ke sisi terangmu
Bermandikan cahaya…..
Kau terbang diantara keindahan cahaya…..

Alhamdulillah….syukurilah terbangmu…..
Bahkan saat kau tahu hidup tak selamanya terang
Namun kau tahu terang tak kan hilang
Terbang dan terbanglah….bawalah hatimu terbang

Pendam…pendam catatan kelam itu dengan cahayamu
Dia masih bisa menghapusnya
Dia menunggumu untuk meminta-Nya menghapuskannya untukmu
Dia bahkan membawamu terbang…..

Tapi dunia ini adalah sangkarmu…..
Kau masih punya dunia lain menunggumu….
Bersinarlah…terangilah dunia…
Terbanglah di jalan-Nya….jalan cahaya!

On One Afternoon

October 5th, 2006 by eeand

To love is…..
To prepare your wings to fly and falling
To prepare yourself for magic and pain
To concern other’s happiness more than your bitterness
To understand more than being understood
To be bind by the feeling…..

Yet don’t forget …..
to put The Most Compassionate above everything
to give your biggest hope to The Most Compassionate
to surrender your biggest fear to The Most Compassionate
to present highest love to The Most Compassionate

And everything, in the end will be fine….

Faith….

September 27th, 2006 by eeand

Faith is my lightstring in the darkside……
Keep me not far from the light itself
Keep me goes too deep into the darkside
Keep me blinded by the darkside

Keep away the darkside to control me
Keep away the darkside to easily flow abundance of its power into my vein
Keep away the darkside to reign me

Keep those folks around me unnoticed when the darkside appear
Keep my beloved friends untouched from the darkside
Keep my environment from become negatives

Revive me from my nothingness…..

All praise are belong to the Most Merciful and Most Compasionate….
Where He bless me with such faith

Milih ngayal apa ngimpi?

August 24th, 2006 by eeand

Mau sedikit cerita neh, beberapa minggu yang lalu, saya sempat "ditampar" oleh salah seorang temen deket saya, Nanang, yang saat ini menjadi aktivis LSM dan juga penyanyi nasyid. Dia cerita tentang salah satu episode dakwah Ust. Jefri Al Bukhori yang diawali dengan kata-kata kurang lebih demikian :

"Orang cenderung berkhayal dan tidak bermimpi. Orang yang berkhayal cenderung hanya berangan-angan hal yang diinginkannya dan berharap hal tersebut dapat tercapai dengan sendirinya. Sementara orang yang bermimpi, berusaha mewujudkan impiannya itu melalui kerja keras, sehingga impiannya itu pun dapat tercapai."

Lalu dari situ saya juga mikir beberapa hal yang saya inginkan, apakah saya ini cuman ngayal aja ato ngimpi ya? Saya sering banget pengen suatu hal, kadang muluk-muluk banget, tapi usahanya cekak. Nggak berusaha bener-bener supaya hal tersebut bisa terwujud. Tapi klo menurut saya, ngayal juga gak sepenuhnya salah, siapa tahu ngayal itu bisa jadi bibit mimpi, yang kemudian dengan sungguh-sungguh kita usahakan perwujudannya di dunia.

Masih soal ngimpi, saya seneng denger orang klo lagi cerita impiannya, kadang pengen banget bisa mbantu mewujudkan impiannya, dan ketika terwujud, saya juga ikut merasakan kebahagiannya itu. Sebagaimana beberapa waktu yang lalu, saya dan sobat karib saya Iponk, merasa bahwa, ketika anak-anak kita(murid debat maksudnya) menjadi juara dalam suatu kompetisi, perasaan bangga dan bahagianya melebihi ketika kita sendiri yang menjadi juara dalam kompetisi tersebut. Mungkin begini kali ya perasaan orang tua kalo ada anaknya yang sukses….deu serasa jd orang tua. Tapi sisi lainnya jadi pengen juga bahagiain orang tua.

Saya jadi inget salah satu hadits yang pernah saya baca(lupa siapa perawinya, klo nanti ketemu artikel ini saya edit deh): "Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya Allah akan memperbaiki hidupmu". Buat saya hadits ini keren banget, gak usah deh kita berusaha mengubah orang lain, temen, lingkungan kita, klo kita masih ogah ngubah diri kita sendiri menjadi lebih baik. Trus hubungannya dengan topik artikel ini? Ya….mungkin kita bisa mulai merubah khayalan kita menjadi suatu mimpi, kemudian bikin rencana untuk mewujudkannya, dan berusaha sungguh-sungguh. Tidak dengan meminta orang lain untuk mewujudkannya untuk kita. Sering ngerasa gak? Ketika ada orang lain berusaha sungguh-sungguh mewujudkan impiannya, kita jadi pengeeen banget bantu dia, tanpa orang itu meminta. Kayak seolah-olah usahanya itu menarik hati kita untuk turut membantu. Itu, buat saya adalah pelajaran berharga yang mengajarkan untuk berusaha sungguh-sungguh pada apa yang kita inginkan.

So, in the end, what is your dream?

Kamu koq galak banget sih!

August 7th, 2006 by eeand

Hehehe….Judul diatas diucapkan seorang teman tadi malam, lalu
sebage respon membela diri, saya bilang "lha kamu dibantuin malah
ngerjain" :p.

Setiap orang boleh dong kasi pendapat soal kita,
termasuk juga teman saya di atas, mau dibilang galak, judes ato apa aja
boleh koq, sah sah aja, karena dalem lubuk hati saya (ciee…) saya
pengen jujur soal siapa saya sebenernya, apa adanya, saya juga harus
siap menerima pendapat tentang saya, positif ato negatif. Dan
pendapat-pendapat tersebut bisa jadi masukan buat saya, tentang apa
yang orang rasakan soal saya, apakah akan dirubah, ato akan
dipertahankan, sebagai bagian dari diri saya.

Dari sudut pandang
lain, entah ini egoisme atau idealisme, saya berusaha untuk tidak
melulu menyesuaikan diri saya sebagaimana yang diinginkan orang lain,
dengan kata lain saya terkadang bisa jadi keras kepala :D. Saya inget
satu cerita tentang Ayah, anak dan keledainya (yang udah pernah baca
dilewatin aja cerita di bawah). Daripada ngetik lagi mendingan copy
paste aja dari http://storypalace.ourfamily.com/iihid003.html

——————————————————————————————————————
Ayah, Anak, dan Keledai


Suatu ketika seorang laki-laki beserta anaknya membawa seekor keledai
ke pasar. Di tengah jalan, beberapa orang melihat mereka dan menyengir,
"Lihatlah orang-orang dungu itu. Mengapa mereka tidak naik ke atas keledai itu?"

Laki-laki itu mendengar perkataan tersebut. Ia lalu meminta anaknya naik
ke atas keledai. Seorang perempuan tua melihat mereka, "Sudah terbalik
dunia ini! Sungguh anak tak tahu diri! Ia tenang-tenang di atas keledai
sedangkan ayahnya yang tua dibiarkan berjalan."

Jadi kali ini, anak itu turun dari punggung keledai dan ayahnya yang naik.
Beberapa saat kemudian mereka berpapasan dengan seorang gadis muda.
"Mengapa kalian berdua tidak menaiki keledai itu bersama-sama?"

Mereka menuruti nasehat gadis muda itu. Tak lama kemudian sekelompok orang
lewat. "Binatang malang…. ia menanggung beban dua orang gemuk tak berguna.
Kadang-kadang orang memang bisa sangat kejam!"

Sampai di sini, ayah dan anak itu sudah muak. Mereka memutuskan untuk
memanggul keledai itu. Melihat kejadian itu, orang-orang tertawa terpingkal-
pingkal, "Lihat! Manusia keledai memanggul keledai!" sorak mereka.


Jika Anda berusaha menyenangkan semua orang, Anda tak akan
menyenangkan siapa pun.

—————————————————————————————————————
Saya sepakat banget dengan kalimat terakhir diatas. "Jika anda berusaha
menyenangkan semua orang, Anda tak akan menyenangkan siapa pun". Tapi
kalo hidup semau diri sendiri rasanya juga gak pas. Trus gimana donk?
Kalo saya sih kalopun ada pihak yang harus saya senangkan maka itu buat
saya adalah Allah, maksudnya disini berusaha apa yang kita lakuin
di-ridhoi oleh-Nya, terserah apa kata orang. Trus tahunya Allah dah
ridho apa belum? Disini pentingnya belajar agama(duh dah lama banget
gak denger kajian neh..).

Well, itu aja dulu deh, perenungan ini bakal saya tutup dengan sebuah kalimat dari Pete Wentz, bassistnya Fall Out Boys :

“There’s something really honorable about following your own path and not doing what’s expected of you.”

Judul Film Box Office Versi Wong Jowo

July 12th, 2006 by eeand

Dapet forward-an dari temen

1 Enemy at the gates -- Musuhe Wis Tekan Gapuro

2 Batman Forever -- Ngembat Saklawase

3 Remember the Titans -- Kelingan Titan-titan

4 The Italian Job -- Gaweane Wong Ngerum

5a Die Hard -- Matine Angel

5b Die Hard II -- Matine Angel Tenan

5c Die Hard III With A Vengeance -- Kowe Kok Ra Mati2 To?

6 Bad Boys -- Bocah-bocah Uelek

7 Sleepless in Seattle -- Klesikan neng Seattle

8 Lost in Space -- Ilang Neng Awang-awang

9 X-Men -- Wong Lanang Saru

9a X-Men 2 -- Wong Lanang Saru Banget

9b X-Men 3 (Belum dirilis) -- Aming

10 Cheaper by Dozen -- Tumbas Selusin Langkung Mirah

11 The Cooler -- Selot Adem

12 Paycheck -- Kasbon

13 Independence Day -- Pitulasan

14 The Day After Tomorrow -- Sesuke

15 Die Another Day -- Modare Ojo Saiki

16 There is Something About Marry -- Meri Ono Apa-apane

17 Silence of the Lamb -- Wedhuse Mutung

18 All The Pretty Horses -- Jarane Ayu2 (aka Legenda Pasar KewanMbahrowo)

19 Planet of the Apes -- Planete Wong Apes

20 Gone in Sixty Second -- Minggat Sakcepete

21 Original Sin -- Dosa Tenanan

22 Mummy Returns -- Mami-mami podo Mudik

23 The Abyss -- Entek-entekan

24 Copycat -- Kopi Kucing (nggo konco Sego Kucing)

25 Seabiscuit -- Klethikan Neng Laut

26 Freddy vs Jason -- Kerah

27 Terminator -- Terminal Montor

28 How To Lose A Guy in 10 Days -- Piye Carane Megat Lanangan mung10 Dino

29 Lord Of The Ring -- Bakul Akik

30 Deep Impact -- Ngantem Njero

31 Million Dollar Baby -- Genjik Regone Sayuto

32 Blackhawk Down -- Manuk ireng kenek bedhil

33 Saving Private Ryan -- Ngelesi privat mas Rian